PELINGGIH Padma Tiga di Pura Besakih sebagai sarana untuk memuja Tuhan sebagai Sang Hyang Tri Purusa yaitu jiwa agung alam semesta. Purusa artinya jiwa atau hidup.
Tuhan sebagai jiwa dari Bhur Loka disebut Siwa,
Tuhan sebagai jiwa Bhuwah Loka disebut Sadha Siwa dan
Tuhan sebagai jiwa dari Swah Loka disebut Parama Siwa.
Pelinggih Padma Tiga sebagai media pemujaan Sang Hyang Tri Purusa yaitu Siwa, Sada Siwa dan Parama Siwa. Hal ini dinyatakan dalam Piagam Besakih dan juga dalam beberapa sumber lainnya seperti dalam Pustaka Pura Besakih yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan Propinsi Bali tahun 1988. Busana hitam di samping busana warna putih dan merah dari Padma Tiga bukan simbol dari Wisnu, tetapi simbol dari Parama Siwa.
Dalam Mantra Rgveda ada dinyatakan bahwa keberadan Tuhan Yang Maha Esa yang memenuhi alam semesta ini hanya seperempat bagian saja. Selebihnya ada di luar alam semesta. Keberadaan di luar alam semesta ini amat gelap karena tidak dijangkau oleh sinar matahari. Tuhan juga maha-ada di luar alam semesta yang gelap itu. Tuhan sebagai jiwa agung yang hadir di luar alam semesta itulah yang disebut Parama Siwa dalam pustaka Wrehaspati Tattwa itu.
Busane warna Hitam.
Busana hitam Padma Tiga yang berada di kanan atau yang mengarah ke Pura Batu Madeg itu bukan lambang pemujaan Wisnu. Tetapi pemujaan untuk Parama Siwa yang berada di luar alam semesta. Parama Siwa adalah Tuhan dalam keadaan Nirguna Brahman artinya tanpa sifat atau manusia tidak mungkin melukiskan sifat-sifat Tuhan Yang Mahakuasa itu.
Busane warna putih-kuning.
Padma Tiga yang di tengah busananya putih kuning sebagai simbol dalam Tuhan keadaan Saguna Brahman. Artinya Tuhan sudah menunjukkan ciri-ciri niskala untuk mencipta kehidupan yang suci dan sejahtera. Putih lambang kesucian dan kuning lambang kesejahteraan.
Busane warna Merah.
busana warna merah pada Padma Tiga yang di kiri atau yang mengarah pada Pura Kiduling Kreteg bukanlah sebagai lambang Dewa Brahma. Warna merah dalam Pelinggih Padma Tiga yang di bagian kiri memang arahnya ke Pura Kiduling Kreteg. Padma Tiga yang berwarna merah itu sebagai simbol yang melukiskan keberadaan Tuhan sudah dalam keadaan krida untuk Utpati, Stithi dan Pralina. Dalam hal inilah Tuhan Siwa bermanifestasi menjadi Tri Murti.
Senin, Januari 11, 2010
Upacara SUDHI WADANI
Upacara masuk Hindu Bali
Upacara Sudhi Wadani biasanya dilakukan pada saat seeorang akan masuk menjadi orang bali terutama masuk Agama Hindu. secara sepintas upacara ini mirip dengan upacara Manusa Yadnya seutuhnya, hanya saja upacara ini ditambahkan beberapa sesi pembacaan janji serta tambahan upacara pengenteg yang biasanya biberikan kepada orang bali yang mengalami kesulitan. adapun kupasan dari isi upakara tersebut:
Manut lontar Sundari Putih, salah ngambil ( ambil ) anak siyosan agama, kapatut:
(artinya: menurut Kitab Suci Sundari Putih, bila mempersunting orang dari lain agama, haruslah diupacarai agar selamat, diantaranya) :
1. Byakawon, durmanggala, prayascita
2. Sesayut pageh urip
3. Sesayut sudhi wadani
4. Pacolongtan, miyak sepih
5. Panebusan, pangulapan
6. Tigang sasihan
7. Otonan ngelantur menek daha taruna
8. Mesangih, mepadamel
9. Basma kuning
10. Melukat :
Astu pungku
Lara wigne
Panca dewata
Resi Ghana
Betara Ghana
Sudha mala
Gni ngelayang
Sangkepi
Upacara Sudhi Wadani biasanya dilakukan pada saat seeorang akan masuk menjadi orang bali terutama masuk Agama Hindu. secara sepintas upacara ini mirip dengan upacara Manusa Yadnya seutuhnya, hanya saja upacara ini ditambahkan beberapa sesi pembacaan janji serta tambahan upacara pengenteg yang biasanya biberikan kepada orang bali yang mengalami kesulitan. adapun kupasan dari isi upakara tersebut:
Manut lontar Sundari Putih, salah ngambil ( ambil ) anak siyosan agama, kapatut:
(artinya: menurut Kitab Suci Sundari Putih, bila mempersunting orang dari lain agama, haruslah diupacarai agar selamat, diantaranya) :
1. Byakawon, durmanggala, prayascita
2. Sesayut pageh urip
3. Sesayut sudhi wadani
4. Pacolongtan, miyak sepih
5. Panebusan, pangulapan
6. Tigang sasihan
7. Otonan ngelantur menek daha taruna
8. Mesangih, mepadamel
9. Basma kuning
10. Melukat :
Astu pungku
Lara wigne
Panca dewata
Resi Ghana
Betara Ghana
Sudha mala
Gni ngelayang
Sangkepi
PRANAYAMA
Apakah latihan nafas dalam-dalam merupakan bentuk dari Pranayama?
Latihan bernafas dalam-dalam bukan merupakan Pranayama. Latihan-latihan semacam itu dapat dilakukan oleh siapa saja di setiap waktu. Pranayama hendaklah dilakukan dengan bimbingan seorang guru yang ahli. Pranayama hendaknya tidak dilakukan dengan membaca buku atau dengan mendengar penjelasan (narasi). Tubuh harus dikondisikan untuk menerima kekuatan yang ditimbulkan di dalamnya untuk mengendalikan Prana. Kontrol makanan yang tepat juga perlu untuk mencapai hasil yang baik. Biasanya Pranayama dipraktekkan oleh pemula engan duduk dalam posisi Padmasana (Bunga teratai, bunga Padma). Ini juga dapat dipraktekkan dalam posisi Shawasana
Latihan bernafas dalam-dalam bukan merupakan Pranayama. Latihan-latihan semacam itu dapat dilakukan oleh siapa saja di setiap waktu. Pranayama hendaklah dilakukan dengan bimbingan seorang guru yang ahli. Pranayama hendaknya tidak dilakukan dengan membaca buku atau dengan mendengar penjelasan (narasi). Tubuh harus dikondisikan untuk menerima kekuatan yang ditimbulkan di dalamnya untuk mengendalikan Prana. Kontrol makanan yang tepat juga perlu untuk mencapai hasil yang baik. Biasanya Pranayama dipraktekkan oleh pemula engan duduk dalam posisi Padmasana (Bunga teratai, bunga Padma). Ini juga dapat dipraktekkan dalam posisi Shawasana
SEMUA BISA BELAJAR
Rekan-rekan kami kepingin belajar tentang apa itu dunia maya, dan ini untuk pertama kali kami membuat bloger, kalau ada rekan yang berkenan memberikan petunjuk dan arahan maka kami sangat senang, terima kasih
Langganan:
Postingan (Atom)
